Doa dan dzikir yang dibaca setelah sholat fardhu / 5 waktu (yaitu setelah salam). Bismilahir Rahmanir Rahiim. (1) Membaca: - ASTAGHFIRULL OO H (3x) (artinya: Aku mohon ampun kepada Allah) - ALLOHUMMA ANTAS-SAL AA M, WA MINKAS-SAL AA M, TAB AA ROKTA Y AA DZAL-JAL AA LI WAL-IKR OO M. (artinya: Ya Allah, Engkaulah Maha Sejahtera, dan dari-Mu
Olehkarena itu barang siapa tahu ilmu nafas di dalam dirinya yaitu asalnya kehendaknya, kalimahnya, maka tetap dijamin oleh Allah tiada binasa akan dirinya tiada pula bercerai nyawa dengan tubuhnya dan inilah sesungguhnya ianya pakaian para para nabi dan wali-wali Allah yang agung.
Dzikirsecara harfiah berarti menghafal, mengingat atau menyebut. Menurut ar-Raghib, kata dzikir sama dengan menghafal (al-hifdh) tetapi makna menghafal lebih pada aspek menyimpan memori, sedangkan dzikir (adz-dzikr) lebih pada aspek menyatakan memori tersebut.Kadang, kata dzikir juga bermakna mengingat dalam hati. (ar-Raghib al-Asfahani, al-Mufradat Fi Gharib al-Qur'an, 328).
AdaAl Kisah Diangkat Menjadi Seorang Wali Oleh Allah. Ada seorang santri yang akhir hayatnya di jadikan wali oleh Allah karena do'a sang guru Disebuah kampung kecil di daerah bandar kedung mulyo jombang .Seorang santri menimba ilmu agama pada seorang kiyai santri tersebut menuruti apa perkataan kiyainya walaupun berat, ia tidak berani
Tahannapas serta memejamkan kedua mata dan kedua telapak tangan digenggamkan di atas kedua paha serta dzikir dalam hati dengan dzikir Allah Allah Allah ! diulang 3x! TAWASUL / HADROH PARA WALI ALLAH. PANGKAT WALI ALLAH SEBAGAI BERIKUT: 1.Qutub Atau Ghauts (1 abad 1 Orang) 2. Aimmah (1 Abad 2 orang )
Beliaumerupakan seorang Hamba yang diberikan kepada Allah mengenai rahsia-rahsianya. Sebagai salah satu alat dakwah, Sunan Bonang mengajar masyarakat setempat dengan dzikir-dzikir yang digabungkan dengan keseimbangan nafas yang di sebut sebagai rahsia ALif, Lam, Mim (hanya Allah yang mengetahui maksudnya).
Kebanyakanpara sufi dan wali menamakannya dzikir nafas karena mereka yakin bahwa setiap unsur diri kita harus melakukan dzikir. Sehingga dzikir tidak hanya dilakukan oleh lisan dan qalb (dzikir qauliah dan qalbiyah), tetapi nafas juga harus melakukan dzikir, otak juga melakukan dzikir, mata, telinga, tangan dan kaki, semuanya harus
DzikirTarekat "ALLAH"ALLAH"ALLAH" dzikir tersebut dilantunkan dalam hati saja dengan gerakan nafas "HU" masuk kedalam "AH" keluar nafas, pada para sufi (wali Allah) ini adalah dzikir kenikmatan, kecintaan ( Mahabbatullah) yang sangat luas faedah hidayahnya & karomahnya sehinngga dapat menyingkap tabir rahasia2 Allah Swt
JikaAnda ingin membuat zikir Anda meniadi energi yang sangat kuat dan dahsyat, maka buatlah zikir itu bergerak dengan cepat. Ubahlah zikir itu menjadi cahaya yarrg kecepatannya tidak terhingga. Dan buku ini akan mengajarkan kita untuk itu, dengan mengikuti contoh para Wali Allah dan orang-orang yang telah merasakan keberhasilannya.
Bersifat bernilai keruhanian. Sebagai sebuah contoh sekaligus pendekatannya, Maulana Arrazy Hasyim menyebutkan bahwa dzikir adalah bagian daripadanya. Peyebutan istilah sebagai investasi ruhani adalah karena yang memiliki hak untuk memberi syafaat nanti pada hari akhir adalah dzat yang dirinya, dalam setiap napasnya selalu mengingat Allah Swt.
Orangtersebut sudah memahami dan bisa mengamalkan hakekat zikir nafas. Orang tersebut terlebih dahulu berhasil mendapat nur kalbu yaitu hati nurani. Maka kematian dan gaibnya mereka akan disambut oleh para rasul, nabi, aulia, dan wali-wali Allah s.w.t. karena ke-karomah-an mereka.
Ketikamenari, harus melantunkan dzikir dan menyebut asma Allah SWT," bebernya. Perlambang batu nisa para wali dan sufi. "Tari sufi banyak manfaatnya. Anak yang biasanya sering sakit kepala, migren, dan sesak nafas, langsung sembuh ketika menari," kata Pimpinan Ponpes Nurul Hidayah Nur Rohman.
NAFASNIKMAT TERBESAR Pentingnya zikir nafas kerana setiap saat seseorang itu merasai/menikmati turun dan naik nafas dan wajib untuk mengingati Allah . Matilah sebelum kamu di matikan. Janganlah kamu hidup seperti orang yang bodoh , bangkai yang berjalan , tanpa menyedari Hayyat dan Kekuatan itu segala nya adalah Kepunyaan Allah dengan Mutlak.
Katakanlah(Wahai Muhammad): "Jika benar kamu mengasihi Allah maka ikutilah daku, nescaya Allah mengasihi kamu serta mengampunkan dosa-dosa kamu. dan (ingatlah), Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. Surah Ali 'Imran: 31 Berdasarkan ayat al Quran di atas menjelaskan bahawa sekiranya kita kasih dan mencintai baginda Muhammad S.A.W, perlu kita mengikuti apa yang disukai oleh baginda.
BincangSyariahCom - Salah satu kalimat dzikir yang sering diamalkan oleh kaum muslimin adalah dzikir nafi wa itsbat, yaitu kalimat lailahaillallah. Kalimat dzikir tersebut menafikan sifat ketuhanan bagi selain Allah, dan menetapkan sifat ketuhanan bagi Allah. Allah adalah Tuhan yang haq, sedangkan sesembahan yang lain adalah bathil.
FrWbNsa. Kebahagiaan bagi seorang hamba ketika Allah SWT mengasihinya sepanjang waktu. Hamba yang menjadi kekasih Allah atau para wali Allah akan senantiasa diliputi kesenangan. Hatinya tenang dan penuh kedamaian. Allah akan menjaganya dari setiap keburukan makhluk. Allah pun mengabulkan doa yang dipanjatkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Rasulullah SAW memberi tahu sebuah dzikir yang dapat mengantarkan hamba yang membacanya dapat menjadi seorang hamba yang amat dikasihi Allah SWT. Dzikir ini pula diwasiatkan kepada sahabat Ali bin Abi Thalib sebagaimana dapat ditemukan dalam kitab Wasiyatul Mustofa yang disusun Syekh Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Musa Asy Syarani Al Anshari Asy Syafi'i Asy Syadzili Al Mishri atau dikenal sebagai Imam Asy Syarani. Berikut redaksinyaيَا عَلِيُّ، مَنْ قَالَ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَةً وَعِشْرِيْنَ مَرَّةً "أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ" كَتَبَهُ اللهُ مِنْ أَوْلِيَائِهِ Wahai Ali, barang siapa yang membaca setiap hari sebanyak 25 kaliأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِHamba memohon ampun pada Allah, dzat yang maha Agung, atas dosa-dosa hamba dan kedua orang tua hamba serta dosa-dosa semua orang mukmin baik laki-laki atau perempuan, baik yang masih hidup atau yang sudah mati. Maka Allah mencatat orang tersebut termasuk dalam bagian para kekasih Allah Auliya.
السلام عليكم ورحمة الله وبركة sore buat smuanya smoga kita smua sllalu dlm lindungannya, pada kesempatan ini ane mau berbagi zikir yg biasa di amalkan para waliyulloh semasa hidupnya dan gak perlu di tanya lagi yg pasti besar sekali karomah &keutamaanya terlebih lagi kl kita mau benar benar mengamalkan hingga mendarah daging insa allah allah akan meninggikan derajat kita disisinya yg terpenting sabar yakin&istikomah semua pintu khijab akan di bukakan allah buat kita yg bersedia mengamalkannya amin ,berikut zikirnyaاَحَدْ ىاحَيُّ ياقَّيُّوم ٥٠٠اِثنَين يا الرَحمَن ياالرَحَيم ٤٠٠ ثلاثه يامَلِكُ ياقُدُّس ٣٠٠اربعة ياكَبِيرُيامُتَعَالِي ٧٠٠خمِسْ ياعَلِيمُ ياحَكِيمُ ٨٠٠جُمعَة ياكاَفِيُّ يامُغنِي ٦٠٠سَبتُ يافَتَّحُ يارَزَّاقُ ٩٠٠untuk tawassul fatihahnya berikut inikh, muqni siddiq lirboyo kh, juhari lumajangkh, abd, halim jemberkh, jamaluddin maduradibaca di atas jm 12 malam sesudah sholat tahajjud lebih baik lagi insa allah wirit ini akan menuntun anda semu yg mengamalkannya ke jalan yg di ridhoinya yaitu surganya allah amin cukup skian dulu pembahasan kali kl ada kurang atau lebihnya mohon di maaffkan wassalamu alaikum
Ketika pertama kali melihat photo di atas.. saya jadi bertanya.. apa benar dzikir nafas amalan wali ALLAH..? Ingin bertanya pada guru.. tetapi saya segan! Saya pribadi penuh tanda tanya.. tentang wali-wali ALLAH.. Apa sih amalan mereka sehingga begitu tinggi nya derajat mereka di sisi ALLAH? Apa saja yaa amalan-amalan mereka..? Selama ini yang kita ketahui wali-wali ALLAH itu identik dengan karomah-karomah dan kesaktian nya.. Orang-orang yang sangat dekat dengan ALLAH! Alhamdulillah.. setelah menjalani dzikir nafas.. saya di ajarkan sang guru untuk berkomunikasi kepada ALLAH melalui Al-Quran.. jadi ketika ada pertanyaan.. buka Al-Quran.. Silatun ke ALLAH.. mode ON.. dan ALLAH akan menunjukan jawaban-jawaban ayat2 tertentu yang berkaitan pertanyaan kita.. Ketika saya bertanya.. ALLAH menunjukan ayat berikut ini; Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. QS Yunus 62 Saya juga menemui hadist ini ketika membaca di google; Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “sesungguhnya ada di antara hamba Allah manusia yang mereka itu bukanlah para Nabi dan bukan pula para Syuhada’. Mereka dirindukan oleh para Nabi dan Syuhada’ pada hari kiamat karena kedudukan pangkat mereka di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala“ Seorang dari sahabatnya berkata, “siapa gerangan mereka itu wahai Rasulullah? Semoga kita dapat mencintai mereka.“ Nabi Muahammad shallallahu alaihi wasallam menjawab dengan sabdanya “Mereka adalah suatu kaum yang saling berkasih sayang dengan anugerah Allah bukan karena ada hubungan kekeluargaan dan bukan karena harta benda, wajah-wajah mereka memancarkan cahaya dan mereka berdiri di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Tiada mereka merasa takut seperti manusia merasakannya dan tiada mereka berduka cita apabila para manusia berduka cita.” HR. an Nasai dan Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya. Ada point yang sama saya temukan antara Quran dan Hadist.. yaitu; Di Al-Quran Tiada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak bersedih hati. Di Hadist Tiada mereka merasa takut seperti manusia merasakannya dan tiada mereka berduka cita apabila manusia berduka cita.. Terus saya tanya lagi.. yaa ALLAH mengapa mereka tiada rasa takut/khawatir dan tidak bersedih hati/berduka cita..? Lalu ALLAH tunjukan ayat selanjutnya di Al-Quran ; Tatkala kedua nya berserah diri dan ibrahim membaringkan anak nya atas pelipisnya,nyatalah kesabaran kedua nya. QS As-Saffat ;103 . Nabi ibrahim dan anak nya tiada rasa takut dan bersedih hati dan mereka benar-benar BERSERAH DIRI.. dan mengerjakan perintah ALLAH.. sehingga terjadi lah mukjizat.. Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. QS As-Saffat 107. Lalu ketemu lagi ayat yang menyebut ibrahim; Ibrahim bukan seorang yahudi dan bukan pula seorang nasrani,akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri kepada ALLAH dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang yang musyrik. QS. Ali-Imran 67 Lagi-lagi ketemu ayat tentang.. BERSERAH DIRI..! Jadi kesimpulan nya.. benar lah dzikir nafas ini amalan para wali.. bahkan amalan para nabi.. Ketika kita mulai berdzikir nafas.. sesungguhnya kita belajar berserah diri pada ALLAH.. kita akan paham berserah yang sesungguh nya.. semakin istiqomah.. kesadaran pada ALLAH akan selalu aktif sehingga kita akan dekatmenyadari ALLAH terus menerus.. di kala duduk,berdiri dan berbaring.. Dan ketika kesadaran iniSADAR ALLAH terus aktif.. kita akan semakin lurus kepada ALLAH.. Benar dan Salah akan tampak JELAS.. sehingga kita berusaha menjadi TAKWA. Akan terus mendekat dan mendekat kepada ALLAH.. Jadi bila kita merenungi.. Mukjizat para nabi.. dan karomah para wali sesungguh nya itu terletak pada seberapa kuat nya kita BERSERAH DIRI kepada ALLAH..! seberapa kuatnya kita bergantung kepada ALLAH..! Terkadang.. kita-kita ini hanya melihat dan mengejar karomah nyawali. ingin sakti.. ingin ini.. ingin itu.. Tetapi tidak pernah mau tahu amalan apa yang membuat mereka sehingga mendapatkan karomah..??? Sebenarnya para wali-wali itu tidak mempunyai kekuatan atau kuasa apapun.. mereka hanya berserah Diri pada ALLAH.. karomah yang di berikan ALLAH pun bukan atas kemauan atau niat mereka.. Sesungguhnya itu terjadi atas kehendak ALLAH. suka-suka ALLAH..! Itulah kenyataan nya.. kita hanya melihat kesaktian orang nya.. tidak melihat ALLAH.. Setelah menjalani dzikir nafas.. saya telah berkali-kali membuktikan BERSERAH DIRI kepada ALLAH.. dan para sahabat juga banyak membuktikan, memang benar.. tiada rasa takut, khawatir dan tidak bersedih hati, bila kita telah berserah diri kepada ALLAH.. Dan bisa jadi.. akan terjadi keajaiban di luar dugaan kita. Bahwa pertolongan ALLAH itu.. ADA.. bila kita berserah diri kepada nya. Dan apa yang saya jalani sekarang ini dalam berdzikir nafas.. sesuai dengan hadist nabi di atas.. Jemaah dzikir nafas di seluruh nusantara.. berkasih sayang dengan anugerah ALLAH.. Kita mengaji bersama,belajar bersama melalui grup whatsapp.. saling mengingatkan kepada ALLAH.. Sama-sama lurus ke ALLAH dan semakin kuat persaudaran walau tiada hubungan keluarga! jadi dzikir nafas.. bukan amalan untuk mencari kesaktian atau karomah-karomah seperti para wali.. tetapi amalan yang benar-benar lurus kepada ALLAH,belajar berserah diri dan membuat kita semakin takwa kepada ALLAH.. Apabila dalam Berdzikir nafas ALLAH berkehendak memberi kesaktian dan kelebihan-kelebihan tertentu.. jangan terlena.. sebab itu bukan tujuan.. jangan sampai kita terlena.. pergunakanlah kelebihan itu untuk menolong sesama di jalan ALLAH.. ingat.. tujuan awal hanya ALLAH.. bagaimana kita bisa mendekat dan mendekat kepada ALLAH.. Amalkan lah dzikir nafas sebagai sarana mendekatkan diri kepada ALLAH.. lurus kan niat.. karna ALLAH.. bukan karna selain ALLAH..!
Mengenal NafasMengenal Asal usul nya NafasMengenal Datang nya NafasMengenal Reservoir NafasMengenal Puncak Kedatangnya NafasMenghargai Nafas dgn Haqqul YakinMelihat kedatangan Nafas dari Pandangan Ainul YakinTarbiyyah diri dengan Muttu Qablaan tammutu [hadits]Latih MEMATIKAN DIRILatih pergerakan ALLAH memulangkan Zat, Sifat, Asma, Af’al ALLAH Dengan Muraqabah dan MusyahadahLatih Ilmu ALLAH dengan KALIMAH SYAHADAH dan SYUHUDQudrat ”Kuasa”, Iradat” berkehendak”, Ilmu ”ilmu”, Hayat ”hidup”Bagi kaum Aribillah,NAFAS adalah Imej cermin dari ROH ,NAFAS adalah kembaran bagi adalah HakikatNAFAS adalah Syariatnya di alam ibarat kapal,NAFAS bagaikan ombakJika tenang ombak, tenanglah perjalanan juga RUH,Jika NAFAS seorang hamba tenang, maka ia memberi kesan pada Arifbillah dan ahli Rohani amat mementingkan latihan PERNAFASAN baik, maka akan baiklah perjalanan RUH dengan amat mempengaruhi PERNAFASAN, baik ia dalam keadaan marah, “stress” atau seseorang itu berhasil mengawal EMOSInya maka tenanglah yang tidak mementingkan rohani adalah seperti jasad yang tidak ada Roh, mereka itu amat mudah dibodohi oleh gunanya sebatang JASAD walaupun ia seorang raja, seorang yang cantik dan kaya jika tidak ada ROH dan NYAWA, maka akan dikebumikan dengan secepat mungkin mayat namanya.ROH dan KEROHANIAN amat penting dalam memahami pengertian hidup dan perjalanan hidup berasal dari ROBBUL ALAMINBagaimana mengenal turunnya dan naiknya NAFAS ini dari sebatang tubuhyang tidak ada Hawl dan Quwwah..???Bagaimana ratusan ribu bahkan jutaanmakhluk menerima NAFAS Turun, NAFAS Naik dengan secara sistematik dan secara teratur tanpa ada gangguan,dan tidak kehilangan satu NAFASpun yang tergendala dalam jutaan tahun kecuali jika sudah sampai ajal maut seseorang itu dengan Taqdir Nafas dan Usia adalah sumber kehidupan,tanpa NAFAS hancurlah adalah Al-Hayat yang datang dari Tuhan, NAFAS adalah RAHSIA ulama sufi mengamalkan Zikir NAFAS untuk PEMBERSIHAN ROHANImanakala para ahli “tenaga dalam” mengamalkan PERNAFASAN untuk mengaktifkan tenaga ghaibnya sehingga dapat melakukan perkara dg kekuatan Sufi menamakannya sebagai NASMA yaitu gabungan antara RUH, JASMANI dan NAFAS adalah lentera pengerak semua sistem ROHANI dan JASMANIZikir NAFAS adalah merupakan IBU dari segala Zikir yang mempunyai banyak keistimewaan yaitu mampu membersihkan segala kotoran dalam dan ROHANI.*Zikir NAFAS ini ada pecahan dan rangkaiannya zikir ini ialah zikir NUFUS, zikir TANAFAS dan zikir ANFAS. Semuanya saling berkaitan diantara satu sama dari NAFAS itu kerana ANFAS, Hidup ANFAS itu kerana NUFUS, Hidup NUFUS itu dengan RAHSIA dan RAHSIA itulah merupakan DIRI RAHSIA ANFAS dan TANAFAS itu adalah satu perkara yang ghaib ~> yang wujud tanpa dapat dirasakan dan tak boleh dilihat seperti juga lengkap jika membicarakan sesuatu yang tidak boleh dibuktikan dengan ILMU YAKIN, ataupun AINUL YAKIN kerana ini akan menimbulkan fitnah besar kepada pembicaranya menjadi ghalibnya manusia akan menolak sesuatu yang tidak tercapai oleh AKAL dan ILMUnya, meskipun jalan paling baik adalah jika ia mendiamkan diri tawakuf disamping belajar untuk Sistem Bathin dan Spiritual ini bergerak dengan Kuasa Qudrat yang mutlak dan hanya dapat dilihat dengan MATA HATI/ BASHIRAH oleh mereka yang telah HIDUP HATI mereka secara zahir dan ILMU MATA HATI memang HATI tidak akan terbuka dan hidup, dantidak akan dapat memperhatikanKEAJAIBAN HATI ANFAS ialah di TANAFAS di NUFUS di JANTUNG,Kedudukan NAFAS ialah di , NAFAS , TANAFAS dan NUFUS ini merupakan satu “kuasa” ataupun keadaan yang keluar masuk bergerak dalam tubuh seseorang INSAN mudah memahamipergerakan sistem Spiritual dan Rohani ini tanpa mengenal ROBBnyaatau ILLAH nya..??Sekali-kali INSAN tidak akan mengenal ROBBnya tanpa ILMU KALIMAH LA ILAHA sistem pengerakan NAFAS, ANFAS, TANAFAS adalah satu sistemUnggul dan ajaib yang penuh dengan bergerak di TELINGA,NUFUS bergerak di JANTUNG,ANFAS bergerak di HIDUNG,NAFAS pula di antara keempat-empat unsur ini, NAFASlah yang mampu dirasa dan disentuh serta mudah untuk diyakini kalau kita membicarakannya kerana setiap orang boleh merasakan dengan perasaan itu dalam bab ini kita membicarakan Zikir NAFAS adalah sumber utama dalammenghidupkan HATI dan JASAD, memahaminya dan menguasainya akan membawa INSAN itu pada adalah saluran penting bagi kitauntuk meneruskan HIDUP di atas bumi ini, kalau ada JASAD tanpa NAFAS, tidak berguna JASAD ROH tapi tidak ada NAFAS, tidak akan bermanfaat ROH itu pada JASAD iaitu angin yang keluar masuk dari lubang hidung dan mulut dari luar tubuh ke dalam tubuh.Kalau menurut pengertian sains,udara yang “keluar” dari mulut atau hidung itu ialah Karbondioksida CO² sementara yang disebut udara yang masuk itu ialah Oksigen O².Fungsi Oksigen O² ini ialah untuk memutarkan DARAH dalam JANTUNG, menyebabkan NYAWA O² itu dihirup dari luar yang diproses oleh tumbuh-tumbuhan dan alam dan renungkanlah…*betapa pentingnya penguasan NAFASdalam hidup dan tanpa penguasan ini anda tidak akan bahagia secara zahir dan bathin.*Ahli sains mengakui hakikat ini,bahawa semua puncak masalah hidup yang membawa pada keadaan tidak bahagia adalah kerana ketidak harmonisan di antara JASAD dan QALBU, ketidak-stabilan EMOSI atau masalah dan JASAD sangat berkaitan,jika tidak dikendalikan akan membawa mudarat pada tubuh badan dan jugaanggota badan yang menjalankan tugaspenting dalam sistem PEREDARAN DARAH dan sistem perawatan yang paling baik ialah membina motivasi seseorang pada kekuatan dalam tubuh dengan mendekatkan manusia itu dengan yang digabungkan dengan teknik pernafasan yang betul, atau disebut oleh ahli Tasawuf sebagai ZIKIR NAFAS, akan memberi kesan yang Ghazali mengatakan ZIKIR yang dilakukan dengan cara menahan NAFAS akan mempercepat proses PENSUCIAN HATI membakar MAZMUMAH.Pernafasan yang betul akan memaksimumkan penyerapan OKSIGEN O² yang amat penting dalam kehidupan dan kesehatan Oksigen O² menyebabkan seseorang mengalami berbagai penyakit seperti kanser, gangguan saraf, leukemia, Terapi Zikir PERNAFASANKita Hendaklah Bersuci Terlebih rileks dengan punggung tegak,lalu amati NAFAS yang keluar masuk, kemudian ikuti gerak NAFAS ,Jangan mengatur NAFAS,biarkan NAFAS keluar masuk dengan badan tegak, kepala lurus dgn tulang punggung,Sebaiknya bagi Pemula Mata Dipejamkan, mulut tertutup rapat dan lidah sedikit ditekuk diatas langit-lagit.Tarik NAFAS perlahan-lahan dan dalam-dalam, dada digembungkan, perut dikempeskan se-kempes mungkin dan dikeraskan, agar tenaga atau energi yang dibangkitkan besar, dengan penuh seolah–olah energi ILAHI masuk melalui pusat umbilicus naik ke atas menembusi ubun-ubun sampai ke titik omega titik tak berhingga.Tahan selama beberapa detik agar diproses oleh nafas di bawah pusar,kemudian Energi ILAHI yang terang benderang diturunkan kembali ke kepala sampai ke tengah dadadan Keluarkan nafas perlahan – lahan dari lubang 1 kali putaran NAFAS sudah kita Nafas harus dengan tertib dan juga *secara natural tanpa dipaksaatau pun didesak,* sebab hal ini akan gagal menghasilkan satu proses yang tarik NAFAS kembali dalam-dalam,Tahan selama beberapa detik, dan selanjutnya [ sebaiknya 5-1-5 atau 10-1-10 atau pun 3-1-3] tarik 3 saat -tahan 1 saat dan lepas 3 saat ] atau ikut kekuatan daya tarikan dan terapi pernapasan dengan dada tetap digembungkan, dan perut tetap dikempeskan dan NAFAS dengan membayangkan menghirup udara yang bersih dan sehat, lepaskan napas dengan membayangkan membuang penyakit, racun dan udara ditahan agar proses biologis didalam paru-paru berlangsung sempurna, iaitu oksigen O² yang di udara diserap oleh paru-paru secara maksima dan udara kotor beracun CO2 dilepaskan ke udara untuk kemudian dibuang keluar saat melepaskan napas.Dengan bernafas biasa maka proses berlangsung tidak sempurna, kerana belum sempat terjadi pertukaran secara lengkap, udara sudah dikeluarkan lagi dari paru-paru.Ketika anda berNAFAS tepat pada tarikan Oksigen O², maka yang harus anda fokuskan ialah lafadz “HU Dia”.Baru setelah hembusan NAFAS maka fokuskan pada lafadz “ALLAH”. Begitu terus berulang- diingat, bahawa pada lafadz “HU” harus benar-benar anda rasakan,“HU” mengalir di pembuluh-pembuluh nadi dan menyebar ke segenap penjuru organ lafadz “ALLAH” ketika dihembuskan, rasakan bahswa yang diluar tubuh anda tidak lepas dari “Tangan-NYA”.Jika anda ikhlas kerana ALLAH semata, maka anda akan bertatapan dengan- NYA, tentunya bukan dengan panca indera, tapi lebih dari anda ingin tahu metode atau kaedah Zikir NAFAS Wali Songo yang lain kecuali Raden Syarif Hidayatullah/Sunan Gunung Jati tinggal membalik “HU” pada Hembusan NAFAS, dan “ALLAH” pada Tarikan NAFAS .Waktu ingin melakukan zikir NAFAS kita wajib memulangkan Zat, Sifat, Af’al kita kepada Zat, Sifat, Af’al ALLAH ~> yang bererti memulangkan segala wujud kita yang zahir kepada wujud kita yang batin yaitu pulangkan wujud RUH pada hakikatnya Wujud Yang Qadim Zat ALLAH maujud illaLlahtiada yang ada di alam ini padahakikatnya melainkan ALLAH NAFI pada diri kita ialahLa wujud tiada yg wujud ,La qadir tiada yg Maha kuasa,La hayun,La muridun,La alimun tiada yg Maha mengetahui,La samiiun tiada yg mendengar ,La basirun tiada yg Maha melihat,La mutakalimun fil haqiqah para Arifbillah,”matikan diri kamu sebelum kamu dimatikan”.[ Hadits Sohih].MATI disini dibahagi kepada empat 4 1 Mati Hissiiyaitu seolah-olah sudah bercerai RUH dari JASAD, tidak ada daya upaya walau sedikitpun juga, pada hakikatnya hanya ALLAH yang berkuasa, kemudian dimusyahadahkan di dalam HATI dengan menyaksikan kebesaran sifat JALAL dan JAMAL-NYA serta Apa hakikat Asolatu Miraju lil iaitu lepas sempurna mematikan diri melakukan MIRAJ ertinya menaikkan NAFAS kita melalui alam “Qaba qawsain au adna” iaituantara kening merasa penuh limpah dalam alam Qudus iaitu dalam benak kepala kita hingga hilang segala ingatan yang dinamakan mati ma’nawi yaitu hilang segala sesuatu didalam HATImu melainkan hanya berhadapan pada ALLAH Mati dalam Hidup dan Hidup dalam kematian, inilah hakikat matilah kamu sebelum kamu segala usaha ikhtiar segala daya upaya diri kita, kita hanya mendirikan sembahyang dengan melihat pada mata hati, dari ALLAH, dengan ALLAH dan untuk ALLAH yg mengerakkan RUHANIAH,Dari RUHANIAH yg mengerakan AL-HAYAT,Dari AL-HAYAT yg menggerakkan NAFASDari NAFAS yg menggerakkan JASAD dan pada hakikatnya, semua itu ALLAH juga yang menggerakkan semuanya..sebagaimana firmanNYA“Dan tiadalah yang melontar oleh engkau ya MUHAMMAD Sala Allahu Alaihi Wasalam – ketika engkau melontar tetapi ALLAH yang melontarnya…”.Pada pandangan dzahirnya perbuatan hamba, tetapi pada pandangan mata hati perbuatan ALLAH Mati dalam tidurIni adalah satu Rahsia Ma’rifat dalamhidup yang hanya diketahui oleh paraArif Billah dan Alimbillah, bukan olehalimbil NAFAS adalah Ummul Zikir yang mampu memberi kekuatan Rohani adalah Zikir Khafi, ini di jelaskan dalam beberapa hadits NAFAS adalah sebagai NUR CAHAYA yang memancar keseluruh JIWA seorang pengamal Zikir NAFAS , besar faedahnya untuk memecahkan kekentalan darah hitam yang berada dihati yang dianggap sebagai istana Iblis istana Iblis tidak terpecah dan hancur musnah, NUR QALBI sebagai penyuluh lampu Ma’rifat yang diharapkan itu tidak mungkin itu tidak akan bersinar menyuluh kegelapan dalam diri. Kalau pun ia menyala tetapi cahayanya tidak terangSabda Rasulullah saw MAN ARAFA NAFSA FAQAD ARAFA RAB’BAH WAMAN ARAFA RAB’BAH FASADA JASAD.“Siapa yang mengenal dirinya, tentu dia mengenal ROBBnya dan siapa yang mengenal ROBBnya, maka binasalah dirinya.”Firman ALLAH swt“Dari ALLAH kau datang kepada ALLAH kau dikembalikan” QS. al-Baqarah156Apabila RUH diturunkan ke bumi, RUH berhajat pada Sifat IFTIQAR ALLAH untuk berfungsi di atas muka bumi tidak ada Sifat IFTIQAR, RUH tidak berfungsi. Ini disebabkan kerana RUH memiliki sifat yang suci dan tinggi yang tidak ada pengetahuan dan kehendak terhadap alam yang rendah dunia.Oleh kerana itu diperlukan Sifat IFTIQAR untuk melaksanakan tugas sebagai KHALIFAH, di kehidupannya dan Sifat IFTIQAR iaituSifat Qudrat,Hayat,Iradat, RUH dimasukkan ke dalam JASAD, ALLAH melapisi RUH AL-QUDSI dengan lapisan-lapisan sampai ke Alam “MULKIAH” yang disebut “QISWAH UNSURIAH” iaituAlam JABARUT,Alam MALAKUTAlam MULKIkerana kekuatan RUH AL-QUDSI dapat menghancurkan JASAD, sebagaimana cahaya matahari yang dihalangi cahayanya dengan berbagai lapisan Ozone agar tidak terbakar bumi ini kerana ALLAH swt“Lalu kutiupkan Roh-KU dalam tubuh manusia.” Al-Hijr291. QUDRAT Kuasayaitu dinyatakan pada RUH JASMANI dan diletakkan dalam memerlukan JASAD untuk bergerak di atas muka bumi. NASMA “fizikal” kuasa batin yang hebat.TANAH tubuh badan – istana ILMU ilmudinyatakan pada RUH SULTANI dan menjadi AKAL apabila digabungkan dgn unsur AIR dan diletakkan pd tidak akan dapat berfikir untuk kehidupan di dunia tanpa ILMU bangsa dunia. AIR akal – ilham, laduni pandangan tajam hikmah.AIR otak – istana HAYAT hidupia dinyatakan pada RUH AL HAYAT dan menjadi NAFAS apabila bergabung dgn memerlukan NAFAS untuk berhubung dgn NAFAS.NAFAS menstabilkan EMOSI, AKAL, KESEHATAN dan perjalanan RUH.ANGIN/udara sistem pernafasan – istana IRADAT berkehendakia dinyatakan pada RUH SAIRANI RAWANI dan menjadi NAFAS apabila digabungkan dgn unsur API dan diletakkan di JANTUNG/ memerlukan NAFSU bangsa dunia untuk memakmurkan dunia.NAFSU ketenangan, kasyaf, asyik, cinta, rindu, syuhud, makrifatAPI jantung – istana Abdul Qadir Jailani, Di dalam Kitab SIRRUL ASRAR mengatakanRUH adalah hakikat DIRI manusia yang sebenarnya..RUH adalah NUR CAHAYA yang tinggi yang dibalut dengan beberapa lapisan pakaian sebelum di turunkan ke alam dunia ini agar JASAD tidak terbakar.“Manusia itu rahsiaKU dan AKU adalah rahsia manusia.” Hadits QudsiSetiap RUH mempunyai tempat/ daerah ketika RUH berada dalam JASADSetiap INSAN wajib mengetahui bagaimana mengolah setiap lapisan tersebut agar tersingkap baginya dirimu dengan merenungkan ke dalam dirimu, nescaya engkau akan mengenali Tuhanmu tanpa huruf, tanpa suara, tanpa dalil dan tanpa Rahsia alam dirimu sendiri sehingga berjumpa dengan air dari alam Malakut, alam Jabarut dan akhirnya Lahut, niscaya kamu akan dapat menyaksikan kembali bagaimana dirimu berhimpun dan bertasbih di alam Lahut serta menyaksikan bagaimana dirimu bersaksi akan diri KeTuhanansebagaimana firmannya”Adakah AKU Tuhan Kamu, Ruh menjawab Bahkan! Kami menyaksikan.” QS. al-Araf172Siapa yang sampai ke alam ini, ia mengambil ilmunya dari ALLAH tanpa perantara yaitu ilmu alam ini, ia beribadah dari ALLAH, dengan ALLAH dan untuk ALLAH. Pandangannya senantiasa melihat pada 2 alam, melihat diriNya di alam zahir iaitu Af’al, Sifat dan Asma, bermusyahadah dengan ZatNYA di alam mereka itu FANA lebur penglihatan di alam ini ketika mentajallikan rahsiaNYA sehingga tidak ada yang dilihat melainkan ALLAH hendak Mengenal Diri ?Apa yang harus di kenali dengan Diri ini ?Adakah Mengenal JASAD yang dikenali oleh semua orang kafir dan mushrik agar dengan itu mereka boleh mengenal ROBB mereka?Adakah mengenal BATHIN saja tanpa mengetahui soal ROHANI?Mengenal Diri tanpa mengenal JalanMengenal Diri, anda tidak akan sampai pada Jalan tanpa mengenal Musuh akan tewas di separuh Musuh tanpa bersenjata akan senjata lengkap namun tidak mengenal maqam Musuh akan menempuh senjata dan musuh tetapi tidak ada tarbiyah dari orang yg mengenal perjalanan dan kaedah juga akan binasa dalam yang benar Mengenal Dirinya, akan binasalah dirinya, tenggelamlah ia dalam lautan kefakiran, tenggelam ia dalam lautan ketiadaan dalam Kitab Kasaful Asrar dinyatakan bahwa wujud INSAN adalah bayang-bayang kepada wujud akan wujud bayang-bayang ini jika tidak ada yang empunya bayang-bayang, tidak bergerak bayan-bayang melainkan bergeraknya tuan empunya kamu memandang diri kamu, memandang kewujudan dirimu, maka kamu wajib memahami bahawa kamu ada kamu menyatakan wujud diri-NYA. DIA ghaib dan kamu nyata,DIA hakikat dan kamu syariat,DIA adalah wujud dan kamu adalah bayang bagi diri kamu lagi..,pandanglah segala sifat yang ada pada diri kamu, lihatlah matamu, lihatlah telingmu, lihatlah mulutmu, lihatlah akalmu, lihatlah gerak diammu, lihat rasa hatimu. Semuanya tidak lain melainkan kenyataan HATI kita tidak dibutakan sama sekali, sehingga tidak mengenal Diri-NYA, yang meskipun Al-Ghaib tetapi sangat dekat sekali, bahkan lebih dekat DIA bila dibandingkan dengan urat nadi yang ada di lehernya Bererti lebih dekat DIA meskipun dibandingkan dengan keluar masuknya NAFAS dalam firman-NYA yang memutuskan“Barang siapa yang hidupnya sekarang ini di dunia buta mata hatinya tidak mengetahui keberadaan Diri Tuhannya yang dekat sekali dan Wajib Wujud-Nya, maka kelak di akhirat juga akan lebih buta dan lebih sesat jalannya.” Al-Isra72Tauhidul Af’al Ke-Esa’an PerbuatanHendaklah anda ketahui bahwa segala apapun juga yang terjadi di alam ini pada hakikatnya adalah Af’al perbuatan ALLAH yang terjadi di alam ini dapat digolongkan pada 2 Baik pada bentuk rupa dan isi hakikatnya seperti iman dan Buruk pada bentuk rupa namun baik pada pengertian isi hakikat seperti kufur dan ini buruk pada bentuk kerana adanya ketentuan hukum/syarak yang mengatakan baik pada pengertian isi hakikat kerana hal itu adalah sutu ketentuan dan perbuatan dari pada Allah Yang Maha “kaifiat” cara untuk melakukan pandangan syuhud/musyahadah sebagaimana dimaksudkan diatas ialah“Setiap apapun yang disaksikan oleh mata hendaklah ditanggapi oleh hati bahawa semua itu adalah Af’al perbuatan dari ALLAH ada sementara anggapan tentang ikut sertakan “yang lain dari pada ALLAH” di dalam proses kejadian sesuatu, maka hal tersebut tidak lain hanya dalam pengertian majazi bayangan bukan menurut pengertian A bekerja untuk mencari makan atau memberi makan anak-anaknya maka si A tergolong dalam pengertian “yang lain daripada ALLAH” dan juga dapat dianggap “ikut serta dalam proses memberi makan si A dalam keterlibatan ini hanya majaz bayangan saja, bukan dalam erti hakiki. Kerana menurut pengerti hakiki yang memberi makan dan minum pada hakikatnya ialah ALLAH, sebagaimana tersebut dalam AL-QUR’AN“Dialah ALLAH yang memberi makan dan minum kepada ku.” As-Syu’ara ayat 79.Segala macam perbuatan sikap laku apakah perbuatan diri sendiri ataupun perbuatan yang terjadi di luar dirinya, adalah termasuk dalam 2 macam pengertian. Kedua macam pengertian ini tidak terpisah satu sama adalah sebagai berikut1 Gerak pena di tangan seorang penulis, ini dinamakan MUBASYARAH terpadu kerana adanya “perpaduan” dua kemampuan Qudrat iaitu kemampuan kudrat gerak tangan kemampuan kudrat gerak kita dapat memahami gerak Qudrat ALLAH dan bagaimana kita dapat bersyuhud dengan Qudrat ALLAH dalam setiap Gerak batu yang lepas dari tangan ini dinamakan TAWALLUD terlahir kerana lahirnya gerakan batu yang dilemparkan itu adalah kemampuan kudrat gerakan pada hakikatnya, kedua macam pengertian itu Mubasyarah dan Tawallud adalah Af’al ALLAH didasarkan kepada dalil nas AL-QUR’ANWALLAHU KHOLAQAKUM WA MA TA’MALUNALLAH yang mencipta kamu dan apa yang kamu juga yang dilakukan oleh hamba, perkataan, tingkah laku, gerak dan diam, namun semua itu sudah lebih dahulu pada Ilmu, Qoda dan Qadar/Takdir ALLAH ALLAH di dalam AL-QUR’ANWA MA RAMAITA IDAZ RAMAITA WALAKINNALLAHURAMATidaklah anda yang melempar Hai MUHAMMAD tetapi ALLAH -lah yang melempar ketika anda HAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL AZHIEM Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan daya dan kekuatan ALLAH Yang Maha Tinggi dan Maha Rasullah TATAHARRAKU DZARRATUN ILLA BI IDZNILLAHITidak bergerak satu zarrah juapun melainkan atas izin ALLAH .Atas dasar pandangan musyahadah inilah, maka Nabi tidak mendoakan kehancuran bagi kaumnya yang telah menyakiti anda selalu atas pandang musyahadah Tauhidul-Af’al dengan penuh yakin tahkik maka terlepaslah anda dari pada penyakit dan bahaya syirik-khofi sebagaimana tersebut di akhirnya anda akan dapat menyaksikan dengan jelas bahwa segala yang berupa UJUD MAJAZI ujud bayangan ini, lenyap dan hilang sirna, dengan NYATANYA NUR UJUDULLAH yang secara terus menerus anda latih dengan pandangan musyahadah demikian, sedikit demi sedikit dengan tidak tercampur baur antara pandangan lahir dan pandangan batin, maka sampailah anda pada suatu makom tingkatan yang di namakan MAQOM WIHDATUL AF’ tingkatan ini bererti FANA lenyap segala perbuatan makhluk, perbuatan anda sendiri atau perbuatan yang lain dari anda karena “nyatanya” perbuatan ALLAH Yang Maha Asma Ke-Esa’an Nama ALLAH cara-cara memusyahadahkan tentang keEsaan nama-nama ALLAH adalah sebagai berikut“Pandang dengan mata kepala kita lalu syuhud pandang dengan mata hati, bahwa segala nama apapun juga pada hakikatnya kembali kepada sumbernya ialah nama ALLAH ialah, bahawa nama apapun juga yang ada di dalam alam ini tentu ada yang memberi nama ujud musamma.Dalam erti hakiki sudah jelas bahawa “tidak ada yang maujud/diadakan kecuali ALLAH .”Firman ALLAH swt“Tiap sesuatu itu “halikun” maujudnya bukan di atas wujud yang sebenar benarnya kecuali setiap sesuatu itu wajah ALLAH semata-mata.” 282088Segala yang maujud yang diadakan pada hakikatnya hanyalah khayalan kosong atau waham sangkaan saja, bila dinisbahkan dibandingkan dengan UJUD Sekeping kaca yang tembus warnanya, lalu diwarnakan dengan bermacam-macam warna. Kemudian diletakkan di bawah cahaya matahari, tentu akan terlihat beraneka warna pada bumi sebagaimana warna yang tercantum pada kaca situ dapat terlihat jelas bahwa cahaya matahari tidak terpisah cerai dengan zat matahari sendiri dan tidak pula berpindah cahaya matahari itu tadi. Adanya bermacam warna pada bumi menunjukkan keEsa’an suci ALLAH dari contoh dan misal, maka fahamilah dengan kata-kata yang baik dan sempurna, semoga anda dapat memahaminya dengan kasih sayang ALLAH dan dapat sesuai dengan maksud yang kata telah berhasil pada maqom tingkatan ini lalu kemudian TAJALLI HAK TA’ALA nampak nyata kebenaran ALLAH Ta’ala bagi kita dari celah-celah dinding mazhar kenyataan ini dengan 2 macam nama isim maka semua yang berupa mashar tersebut lenyap sirna di dalam keEsa’an ahadiyat ALLAH TAJALLI ALLAH TA’ALA nampak nyata dengan asmaNYA/ nama-namaNYA ZHOHIRUN terhadap hambaNYA, niscaya si hamba itu akan dapat melihat bahawa segala akwan kejadian semua ini adalah KEBENARAN ALLAH, sepanjang pengertian bahwa zohir akwan itu adalah dengan ZOHIRNYA akwan itu dengan nyatanya qoyyumiyahNYA sifat qiyamuhu ta’ala binafsiBerdiri ALLAH dengan sendirinya dan KEKALNYA ALLAH kerana tidak akan mungkin bagi akwan ini ada dengan sendirinya. Dan tidak akan mampu si hamba membezakan satu persatu segala akwan hanya pada suatu pengertian bahwa makhluk ini hanya sekadar mazhar/sandaran semata-mata. Si hamba dapat memandang musyahadah bahwa ALLAH adalah hakikat segala sesuatu sebagaimana yang difirmankan oleh ALLAH didalam AL-QUR’AN“FA AINAMA TUWALLU FASTAMMA WAJHULLAHI”Ke mana pun kamu mengadap, di sanalah Ujud ke mana pun dan di mana pun AKAL, HATI dan ROH ini berhadapan maka di sanalah adanya ALLAH Tauhidul Asma ini merupakan makom yang kedua dari makom orang-orang Arifin yang dianugerahkan ALLAH Ta’ala kepada orang yang salik atau kepada orang lain seperti orang yang inilah merupakan Natijah iaitu faedah yang diperoleh dan juga merupakan lanjutan makom yang pertama, makom bagi orang yang senantiasa memandang wahdatul Af’al. Makom Tauhidul Asma inilah yang menyampaikan anda kepada makom yang seterusnya iaitu “Tauhidul Sifat” makom yang ketiga dari orang-orang A’ Sifat Ke-Esa’an Sifat ALLAH swtTauhid Fil dapat memahami Tauhid dalam Maqam ini?.ILMU Kalimah yang menyampaikan ke Maqam ini harus di praktekkan dengan Ammali Tauhid Fi yang ketiga ini menerangkan tauhidus sifat yang bermaksud meng-esakan ALLAH Taala pada sifat yang berdiri pada zat-NYAyaitu memfanakan segala sifat makhluk sama ada sifat dirinya atau yang lain, di dalam sifat-sifat ALLAH .Kaifiatnya ialah anda memandang dan musyahadah dengan mata hati dan beriktikad bahwa segala sifat yang berdiri pada zat-NYA seperti semuanya itu sifat-sifat ALLAH tidak ada zat yang bersifat dengan sifat-sifat tersebut pada hakikatnya melainkan Zat ALLAH Taala sifat-sifat ini pada makhluk, sekadar pinjaman majaz dan bukan pada hakikatnya. Cuma sifat-sifat tersebut adalah sifat-sifat ALLAH Taala sudah Tahkik pandanganmu dengan keadaan demikian, niscaya segala sifat makhluk FANA dalam sifat-sifat ALLAH Taala,Hamba itu tidak mendengar melainkan dengan pendengaran ALLAH Taala,Hamba itu tidak melihat melainkan dengan penglihatan ALLAH Taala,Hamba itu tidak tahu melainkan dengan pengetahuan ALLAH Taala,Hamba itu tidak hidup melainkan dengan hayat Allah Taala,Hamba itu tidak berkata-kata melainkan dengan perkataan Allah Taala,dan begitulah seterusnya dengan sifat-sifat-NYA yang yang menunjukkan bahawa hamba tidak mempunyai sifat-sifat tersebut dan yang ada pada hamba itu muzhar sifat-sifat ALLAH Taala ialah sebagaimana firman Allah Taala, dalam hadis Qudsi”Tidak menghampiri orang-orang yang menghampiri diri-KU umpama mengerjakan apa yang AKU fardukan ke atas mereka dan senantiasalah hamba-KU berdamping diri kepada-KU dengan mengerjakan ibadat sunat hingga AKU kasihan dia. Maka apabila AKU kasihan dia, niscaya adalah AKU pendengarannya yang ia mendengar dengan DIA, pertuturan lidahnya yang ia bertutur dengan DIA, penampar tangan yang ia menampar dengan DIA, berjalan kakinya yang ia berjalan dengan DIA, dan fikiran hatinya yang ia berfikir dengan DIA.”Kaifiat mentajalli sifat ALLAH Taala ialah memandang hak Taala, bahawa hamba yang mendengar itu dengan ALLAH Taala, maka segala keadaan yang didengar oleh hamba fana bersama telah tetap mentajalli sifat mendengar itu dalam HATI, maka akan melihat sifat yang lain pula sehingga habis satu persatu seperti sifat Basar, Kalam, Ilmu dan juga akan melihat hamba itu tidak melihat dirinya bersifat demikian yang hanya menerima daripada sifat-sifat ALLAH Taala semua sifat yang lain terhapus, maka tajalli pula sifat-sifat ALLAH Taala ke atas kita dan kita akan melihat, hamba itu yang bersifat Haiyun hidup.Apabila sifat Hayat itu Fana dari diri, ternyatalah bahwa tidak ada yang hidup melainkan ALLAH anda telah berhasil memperoleh makam fana, ketika itu jadilah kita baqa bisifatillah kekal dengan sifat-sifat ALLAH . Ketika itu juga, kita memperoleh kemenangan kerana dapat mengenal-NYA dengan pengenalan yang layak dan kerana itu jadilah kita ketika itu fana fisifatillah terhapus dalam sifat-sifat ALLAH dan baqa itu juga, ALLAH Ta’ala akan memberitahu kepada kita segala rahsia sifat-NYA yang makam tauhidus sifat inilah makam yang tetap dan sudah habis mentajallikan semua sifat itu di dalam HATI, maka dianugerahkan oleh ALLAH Ta’ala kepadanya pada saat itu kekuatan yang dapat menanggung Tajalli Zat jika inilah yang akan menyampaikan orang yang Arif itu kepada makam yang di atasnya iaitu makam Tauhiduz Zat, makam yang keempat dari semua makam orang-orang Zat Mengesakan ZatKafiat mengesakan ALLAH Taala pada zat itu ialah melihat dengan mata kepala dan mata hati, sesungguhnya tidak ada yang maujud dalam wujud ini hanya ALLAH Taala ini dilakukan dengan menfana’kan kesemua zat kita dan zat yang lain dari zat kita segala makhluk di bawah Zat ALLAH dengan kata lain, tidak ada yang maujud melainkan ALLAH Taala sendiri yang wujud dan wujud yang lain selain ALLAH kerana itu, wujud yang lain itu bukanlah maujud dengan sendirinya, hanya ia maujud dengan ALLAH Taala itu qiam berdiri dengan wujud ALLAH Taala dan ia tidak qiam dengan kerana itu wujud yang lain dari ALLAH Taala itu adalah khayalan bererti ia ditempatkan pada yang sudah maklum iaitu pada tempat yang diadakan dan waham sangkaan dan batal yang dinisbahkan kepada wujud ALLAH Tingkatan NAFSFirman Allah swt“Maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu, maka ALLAH akan menerima taubatmu”. Al-Baqarah54Maksudnya, yang dibunuh adalah WATAK Aku-nya NAFSU, supaya si nafsu menjadi patuh dan tunduk mengikut HATI NURANI, RUH dan RASA dekat manusia yang hanya mempunyai ILMU semata-mata tanpa disertakan kebersihan rohani akan membawa kepada ke-egoan dan perdebatan yang tidak ada NAFSU beserta tentaranya adalah sebagai berikut1 Nafsu di dada agak sebelah senang berlebihan, dengki, dendam, iri hati, sombong, riya, takabbur, suka marah, dan akhirnya tidak mengenal Tuhannya.Yusuf53”Sesungguhnya Nafs manusia menyuruh berbuat kejahatan rendah.”2 Nafsu LAWAMAHDi Manakah Maqamnya dalam Jasad Insan?Nafsu LAWAMAH, letaknya di dalam HATI SANUBARI, di bawah susu yang kiri kira-kira 2 Ujub, senang di puji, memuji diri, menunjuk, khianat, menganiaya, menyebut JIWA ini dalam AL-QUR’AN surah Qiyamah ayat 2,”Dan Aku bersumpah demi jiwa yang mencela.”3 Nafsu kira-kira 2 jari ke arah susu yang kanan dari tengah suka memberi, sederhana, menerima apa adanya, belas kasih, lemah lembut, merendah diri, taubat, sabar dan tahan menghadapi kesulitan serta siap menanggung betapa beratnya melaksanakan menyebut JIWA ini di dalam AL-QUR’AN surah Al-Syam ayat 7-8,”Demi diri manusia dan yang menyempurnakannya Allah. Lalu diilhamkan Allah kepadanya mana yang buruk dan mana yang baiknya.”4 Nafsu dalam RASA kira-kira 2 jari ke arah susu kiri dari tengah Senang sedekah, tawakkal, senag ibadah, senang bersukur kepada Tuhan, ridha kepada hukum dan ketentuan ALLAH dan takut pada menyebut JIWA ini di alam AL-QUR’AN surah Al-Fajr ayat 27,”Hai jiwa yang tenang.”5 Nafsu dalam RASA, dalam HATI NURANI dan seluruh peribadi yang mulia, zuhud, ikhlas, wara, ridha, menepati menyebut JIWA ini di dalam AL-QUR’AN surah Al-Fajr ayat 28,”Kembalikanlah kepada Tuhanmu dengan hati yang redha.”6Nafsu di alam yang samar, mengarah kira-kira 2 jari ke tengah Baik budi pekerti, bersih dari segala dosa makhluk, rela membantu kesusahan makhluk, senang mengajak dan memberi pandangan kepada RUHnya menyebut JIWA ini di dalam AL-QUR’AN surah Al-Fajr ayat 28,“Dan di RidhaiNYA.”7 Nafsu mengarah ke dalam dada yang paling ILMU YAKIN dan HAQQUL menyebut JIWA ini di dalam AL-QUR’AN surah Al-Fajr ayat 29-30,”Masuklah dalam golongan hamba-hambaKu dan masuklah kedalam syurgaku”. Sumber dari Hamin Tehupelasury
dzikir nafas para wali allah