Teman bergaul dan lingkungan yang Islami, sungguh sangat mendukung seseorang menjadi lebih baik dan bisa terus istiqomah. Sebelumnya bisa jadi malas-malasan. Namun karena melihat temannya tidak sering tidur pagi, ia pun rajin. Sebelumnya menyentuh al Qur'an pun tidak. Namun karena melihat temannya begitu rajin tilawah Al Qur'an, ia pun tertular rajinnya.
"Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya." (HR. Abu Daud dan at-Tirmidzi, dishahihkan oleh al-Albani dalam Silsilah ash-Shahihah, no. 927) Jika kita bergaul dengan teman yang shalih dan baik agamanya, semoga kita bisa baik pula. Keempat: Melembutkan hati.
"Seseorang tergantung pada agama teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang dia jadikan sebagai teman dekat." Sabda Rasulullah saw. Pilihlah teman yang taat beribadah, teman yang mengedepankan kejujuran, teman yang bisa menjaga amanah dengan baik, teman yang bisa mengajak kepada kegiatan positif, dan teman yang
"Agama seseorang tergantung dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian memerhatikan, siapa yang dia jadikan teman dekatnya." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927) Sudah dapat dipastikan, bahwa seorang teman memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap temannya.
Tidak mencemooh perbedaan yang ada, menghormati agama yang dipeluk oleh orang lain, menjaga pergaulan yang sepantasnya. Dari Abu Hurairah dari Rasulullah SAW, Beliau bersabda: 'Seseorang tergantung pada agama teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang dia jadikan sebagai teman dekat.' (HR.
Seseorang Mengikuti Agama Sahabatnya. "Seseorang akan bersama (mengikuti) agama teman dekatnya". [HR. Ahmad no. 8065, dari Abu Hurairah radiyallahu anhu] " Haditsnya jelas, bahwa teman dekat, sahabat, teman duduk berpengaruh terhadap siapa yang bersahabat dan duduk dengannya. Nabi sallalahu alaihi wasallam bersabda : "Permisalan teman yang baik
"Agama seseorang tergantung dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian memerhatikan, siapa yang dia jadikan teman dekatnya." "Coba lihat gambar itu, anggaplah gambar hijau di tengah itu sebagai seseorang yang mau ditentukan bagaimana kualitas agamanya, apakah ahli maksiat atau orang sholih. K itu adalah jumlah teman dekatnya. Ada
Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut : "dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Seseorang tergantung pada agama teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang dia jadikan sebagai teman dekat." (HR. Ahmad (no.8065), at-Tirmidzi (no.2387)
Sesungguhnya seseorang akan mengikuti sahabat atau teman duduknya, dalam hal tabiat dan perilaku. Keduanya saling terikat satu sama lain dalam kebaikan ataupun yang sebaliknya. (Bahjah Quluubil Abrar, 119)
Haidar Muhammad Asis (Surabaya: Ampel Mulia) hlm 55 8 Ibid, Hlm 57 mengenal seseorang lebih jauh tanyakan siapa yang ia jadikan sebagai teman dekatnya, karena agama, karakter dan sifat seseorang tergantung dengan siapa teman dekatnya. Sahabat bukan dibutuhkan saat susah saja namun juga dalam kesenangan dan kebahagiaan.
Suaramuslim.net - Teman termasuk bagian dari agama kita.Cerminan yang nyata. Baik buruk bisa dilihat kepada siapa berteman. Bahkan bersahabat. Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, "Seseorang itu mengikuti din (agama; tabiat; akhlaq) kawan dekatnya.Oleh karena itu, hendaknya seseorang di antara kalian memperhatikan siapa yang dia jadikan kawan dekat."
Artinya : "Dari Abu Hurairah dari Rasulullah saw, beliau bersabda, "Seseorang tergantung pada agama teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang dia jadikan sebagai teman dekat." H.R. Abu Dawud. Hadist ini bisa menjadi salah satu rujukan bagi pertemanan, terlebih bagi seorang yang sudah dewasa.
"Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927) Jangan Sampai Menyesal di Akhirat Memilih teman yang jelek akan menyebakan rusak agama seseorang. Jangan sampai kita menyesal
983 views, 31 likes, 1 loves, 13 comments, 2 shares, Facebook Watch Videos from Hadis Shahih: Rasulullah [ﷺ] bersabda: { الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ
Rz8o.
agama seseorang tergantung teman dekatnya